Sabtu, 28 Agustus 2021

Perjuangan Guru Dimasa Kini, Tetap Optimis Menyebarkan Kebaikan

Ilustrasi gambar semangat menyambut pagi dengan harapan cerah (sumber: pixabay.com)

Situasi yang tidak menentu kiranya tidak menjadi alasan semangat kita sebagai guru menurun apalagi sampai jatuh.

Ditengah badai persoalan yang menimpa bangsa kita Indonesia tercinta mari kita melihat kebaikan dari setiap keburukan.

Membangun rasa optimis dalam benak kita masing-masing menjadi langkah terbaik saat ini.

Optimis merupakan sikap berpikir positif yang ditunjukkan seseorang saat menghadapi berbagai macam aspek kehidupan. 

Menghadapi ujian wabah virus yang sedang melanda kita tidak cukup hanya berpangku tangan kepada pemerintah saja.

Melakukan pencegahan penularan virus terhadap diri kita dan keluarga kita mutlak dilakukan. 

Mematuhi protokol kesehatan, dan hidup disiplin menjadi salah satu ikhtiar kita keluar dari masa pendemi.

Mengurangi mengeluh apalagi sampai mencari-cari alasan untuk pembenaran dari setiap kesalahan yang kita lakukan sebaiknya juga menjadi sikap kita saat ini.

Perjuangan pahlawan kita dimasa penjajahan begitu sulitnya dan merenggut banyak korban nyawa.

Namun bisa terlewati dengan perjuangan yang tidak mengenal lelah dan gigih memerdekakan bangsa kita.

Mari kita mengambil inspirasi dari para pejuang dimasa silam. Menghadapi virus covid 19 saat ini perlu perjuangan yang luar biasa dari setiap individu yang ada di Indonesia ini.

Selain virus kita sedang berjuang melawan pemikiran-pemikiran liar yang berserakan dimana-mana sehingga kita kesulitan mengambil sebuah sikap mana yang benar dan mana yang salah.

Maka dari itu menjadi seorang guru anugerah bagi kita para pendidik bangsa, menjadi tugas berat kita untuk mencerdaskan sekaligus mencerahkan pemikiran dari anak didik kita.

Rasa optimis harus kita bangun dengan penuh harapan masa depan yang lebih baik. Biarlah kemunduran yang terjadi hari ini menjadi kekuatan untuk kita berlari lebih kencang dimasa yang akan datang.

Setiap masa ada akhirnya setiap cerita ada penutupnya maka mari kita optimis wabah pendemi pasti akan berakhir dengan suasana Indonesia yang lebih baik.

Masyarakat yang akan peduli dengan kesehatan, masyarakat yang peduli dengan lingkungan dan masyarakat yang selalu mendekatkan diri dengan Tuhan.

Selamat berjuang para rekan-rekan guru untuk terus berusaha mengambil peranan penting untuk perubahan Indonesia kearah yang lebih baik.

Mari Kita mengambil peranan kecil menjadi sebuah langkah awal untuk memberi pengaruh yang lebih besar nantinya.

Mari kita berjuang untuk menularkan virus-virus kebaikan, bangun rasa optimis didalam setiap keadaan.

Akhirnya memulai menjadi awal setiap langkah dalam hal apapun maka mari kita memulai sesuatu yang baik itu sekarang juga.

Terima kasih salam merdeka 

#merdekaDay28Agustus2021AeseiChallenge#



2 komentar:

  1. hidup tetap optimis meskipun kamu tahu besok akan kiamat

    BalasHapus
  2. Optimis dan jangan mengeluh, bismilah badai pasti berlalu. Kita bisa semua pasti bisa ihktiyar dsn foa dudah kita lakukan sem9ga Tuhan mengabulkan corona segera hilang kita kembali hidup normal.

    BalasHapus

JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK

  BUDI IDRIS S.Pd, Calon Guru Penggerak Angkatan 5 Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara Jurnal Refleksi Dwi tayangan Modul ...